Selasa, 07 Juni 2016

Bahasa Indonesia 2 (Timbangan Buku)


RESENSI NOVEL A: AKU, BENCI, & CINTA
Disusun Oleh :
Dwi Nur R (12113684)
Nadyawati J (16113303)
Niken Pratiwi (16113433)
Suci Fajarwati (18113656)
Kelas 3KA07
Sistem Informasi
2015/2016

Judul Buku
:
A : Aku, Benci, & Cinta
Pengarang
:
Wulan Fadi
Penerbit
:
PT MELVANA MEDIA INDONESIA
Cetakan
:
Cetakan Ketiga Januari 2016
Jumlah Halaman
:
XXXVI BAB, 456 halaman
ISBN
:
978-602-73303-3-7
Harga Buku
:
Rp 25.000, 00

UNSUR INTRINSIK
Tema
:
Persahabatan
Alur
:
Campuran (Maju dan Mundur)
Tokoh dan Penokohan
:
Alvaro Radyana Putra
Protagonis
Anggia Serenia Quinindha
Protagonis
Alexander
Protagonis
Athala
Protagonis
Dany
Protagonis
Tara
Tritagonis
Luna
Protagonis
Arjuna
Protagonis
Seth
Protagonis
Matt
Protagonis
Mika
Protagonis
Valdo
Tritagonis
Irene
Protagonis
Hana (Ibu Anggia)
Protagonis
Albert (Ayah Alvaro)
Protagonis
Tania (Ibu Alvaro)
Protagonis
Latar
:
Tempat :
SMA National High
Rumah Anggia
Rumah Alvaro
Rumah Sakit
Gili Trawangan
Food Court
Waktu :
Pagi, siang, sore, dan malam.
Sudut Pandang
:
Orang Ketiga Pengamat
Amanat
:
Dalam keadaan susah maupun senang, sahabat akan selalu ada menemani. Tidak perduli bagaimana perasaan dirinya sendiri seorang sahabat dapat mengorbankan perasaannya demi melihat sahabatnya bahagia.
SINOPSIS
Bagi seluruh murid SMA National High sosok Alvaro Radyana Putra merupakan pria yang paling didambakan oleh siswi - siswi di sekolah itu. Tapi tidak untuk satu siswi yakni Anggia Serenia Quinindha. Alvaro merupakan sosok yang paling tidak disukai Anggia. Bagaimana Anggia tidak membenci Alvaro, ketika MOS SMA Anggia terpilih menjadi Ratu MOS berkat keberaniannya menentang kakak kelas yang bertindak semena – mena. Hingga Alvaro muncul sebagai Raja MOS dan berada disamping Anggia. Dan Alvaro menyenggol mahkota Anggia sampai jatuh dan rusak. Lalu penderitaan Anggia tidak sampai disitu saja. Dia harus menjadi wakil Ketua OSIS dari pria yang tidak disukainya.
Bagi Alvaro Radyana Putra, Anggi akan tetap menjadi musuh terbesarnya. Tidak ada yang bisa melawan Anggi selain Alvaro. Seluruh murid sekolah itu tau akan hal itu.Alvaro datang mengunjungi kamar rawat yang sejak dua tahun menjadi tempat favoritnya. Dia sangat berharap bahwa wanita yang tertidur di kamar itu suatu hari akan terbangun.
Saat Alvaro masuk ke ruang guru, guru musik menyuruhnya untuk mentutori keponakkan guru musik itu yang tak lain adalah Anggia. Alvaro dan Anggia pun menolak dan tidak ingin mengikuti perintah guru tersebut. Akan tetapi nilai music Anggia dan nilai sikap Alvaro sangat buruk. Jika mereka mendapat nilai C mereka tidak dapat mengikuti SNM undangan. Dengan berat hati mereka mengikuti permintaan guru tersebut. Dan saat sudah di luar ruang guru mereka bertengkar lagi. Alvaro tidak akan  bisa berdamai dengan Anggi. Baginya bertengkar dengannya adalah suatu kesenangan tersendiri.
Valdo pria yang disukai Anggia yang merupakan sekertaris dari OSIS di sekolahnya meminta saran kepada Anggi, bagaimana dia dapat mendekati wanita yang dia sukai. Anggia tampak santai menjawab pertanyaan dari Valdo. Tetapi setelah itu Anggia kesal. Dan jika dia sudah kesal, dia akan ke supermarket dan membeli beberapa cokelat. Hingga dia bertemu dengan Alex.
Anggia sudah tahu bahwa pria yang disukainya tidak menyukai dirinya. Akan tetapi Anggia tetap memberikan saran untuk Valdo, meskipun dia tahu akan pahitnya itu. Dan dengan jelas Alvaro mendengar pembicaraan mereka. Alvaro pun tahu bahwa sebenernya Anggia menyukai Valdo dan dia pun tahu bagaimana sikap Valdo terhadap Anggia.
Mama Anggia mengajak Anggi untuk ikut dengannya ke jamuan malam perusahaan ayahnya. Namun Anggi menolak. Tetapi mama Anggi mengiming – imingkan cokelat yang banyak berada diacara tersebut. Tentu saja gadis penyuka cokelat ini tidak akan menolak ajakan tersebut dan dia pun setuju untuk ikut. Tidak disangka bahwa di acara seperti itu dirinya akan bertemy dengan Alex dan Alvaro. Alvaro sangat tercengang melihat penampilan Anggia yang tidak seperti biasanya. Dimata Alvaro, Anggi terlihat berbeda dia sangat mempesona malam itu. Alex menghampiri Anggi dan mereka saling berbicara bahkan tertawa. Terlihat sekali bahwa mereka saling tertarik satu sama lainnya. Alvaro pun menyadari hal tersebut dan seperti biasanya dia menarik tangan Anggi dan meminta Anggi untuk menjauhi Alex. Anggi heran apa yang dilakukan oleh musuhnya ini. Disaat musik berbunyi Alex mengajak Anggi untuk berdansa. Dan Alex menjelaskan tentang hubungan dia dengan Alvaro.
“Cinta sejati itu sulit direka. Harus ada sedikit usaha untuk melihat lebih jelas”, kata Arjuna salah satu teman Alvaro. Saat tutor gitar Alvaro Nampak canggung. Latihan pun selesai dan Anggi langsung bergegas ke luar. Disaat Alvaro ingin membuka pintu, pintu itu tidak dapat dibuka dan mereka terkunci di ruangan itu.
Tak ada cara lain untuk keluar dari ruangan itu. Saat mereka memeriksa telepon genggam mereka kehabisan baterai dan lampu padam. Tanpa Alvaro tahu, Anggi phobia akan gelap. Alvaro mencari cara agar Anggi  tidak takut lagi akan gelap. Lalu Alvaro memainkan gitar dan grand piano mencoba untuk menghibur Anggia. Dan Anggia pun ikut bernyanyi. Terdengar langkah kaki dari luar ruangan mereka pun berteriak meminta pintu dibuka. Tapi bukan satpam yang datang melainkan Tara.
Setelah kejadian itu terjadi Tara dan Alvaro menjadi semakin dekat. Dan Tara menjadi target Alvaro selanjutnya. Valdo mengajak Anggia berbicara. Dengan perasaan sangat kesal Anggia menghampiri Alvaro dan langsung menjatuhkan bom tinju di muka musuhnya itu. Anggi kesal, karena Valdo mengetahui bahwa dia suka dengan Valdo. Dan yang mengetahui hal itu hanya Alvaro seorang. Alvaro berusaha menjelaskan bahwa bukan dirinya lah yang memberitahu hal itu.
Jika Alvaro tau sakitnya seperti ini, lebih baik dia tidak dekat - dekat Anggia. Tara heran melihat wajah Alvaro yang babak belur. Lalu Alvaro melihat Anggia sedang membeli es krim bersama dengan seorang pria dan mereka terlihat sangat dekat. Alvaro penasaran siapa pria itu, dia pun mengikuti Anggia hingga masuk ke ruang karoke. Alvaro panik, kenapa Anggi ke tempat seperti itu dengan pria dewasa. Alvaro pun langsung masuk ke dalam ruang karoke dan menarik tangan Anggi keluar dari tempat itu. Seperti biasa Anggi bingung dengan sikap Alvaro yang seperti ini. Lalu Anggi menjelaskan bahwa itu kakaknya. Alvaro merasa sangat malu dan dia meminta maaf. Anggi pun meminta maaf kembali karena telah memukul Alvaro.
Alvaro membalaskan dendam Anggia ke Valdo. Sudah sejak lama Alvaro tau bahwa Valdo iri dengan dirinya dan dia hanya memainkan perasaan Anggia. Alvaro mendapat kabar dari Alex bahwa Athala memberikan respon. Alvaro pun langsung berlari menuju rumah sakit. Dia sangat senang. Alvaro membisikkan, ” I’m in love with you and I always do “.
Hari Alvaro tidak masuk sekolah. Terpaksa Anggia harus tutor ke rumah Alvaro. Alvaro nampak tidak bersemangat dan uring – uringan. Anggia kesal dan meminta Alvaro untuk menceritakan apa yang ada dibenaknya. Akhirnya Alvaro menceritakan apa yang ada dibenaknya. Akhirnya Alvaro menceritakan bahwa kedua orangtuanya akan menghentikan biaya rumah sakit pengobatan Athala. Athala merupakan wanita yang sangat disukainya. Disaat suasana sudah mencair antara Alvaro dan Anggi. Kedua orangtua Alvaro tiba di rumah. Anggi pun memperkenalkan dirinya dan mereka terlihat sangat menyukai Anggi. Hingga kedua orantua Alvaro ingin dirinya lebih dekat dengan Anggi dan mereka akan melanjutkan biaya perawatan Athala.
Masa jabatan ketua OSIS sudah selesai. Alvaro menyematkan selempangan untuk dipakai oleh Irene. Irene merupakan wanita yang Valdo sukai. Akan tetapi Irene mulai dekat dengan Alvaro. Dan Anggi pun kesal dengan hal tersebut. Hingga Anggi tidak datang untuk tutor musiknya.
Alvaro berbicara dengan Anggi di ruang janitor. Alvaro mempertanyakan sikap Anggi yang tiba – tiba meghindar darinya dan menjadi cuek dengannya. Anggi kesal akan sikap Alvaro yang memainkan wanita. Karena sikapnya itu dia harus menenangkan Tara temannya selama 2jam. Saat mereka ingin keluar, lagi – lagi mereka terkunci di ruangan yang sempit dan gelap. Kali ini bukan hanya Anggia yang mengalami phobia melainkan Alvaro juga. Alvaro phobia akan ruangan yang sempit. Mereka berusaha agar tidak terlalu merasakan phobia nya, mereka pun akhirnya berbincang – bincang ringan. Dan Anggi memberikan saran pada Alvaro untuk menjalani hubungan yang serius dengan wanita dan tidak main – main dengan perasaan.
Alvaro menjenguk Athala kembali. Dia mengungkapkan isi hatinya. Dia ingin sekali Athala cepat pulih kembali. Dan tidak disangka ibu Alvaro datang ke ruangan itu. Suasana canggung antara ibu dan anak ini akhirnya mulai mencair. Alex sebal vokalis kedua dari bandnya Breathless yakni Millo selalu pergi kemanapun sesukanya. Dan kali ini Millo pergi ke National High sekolahnya terdahulu. Saat mencari Mello, tak sengaja Alex melihat Anggi. Singkat cerita Alex menyapa Anggi dan mengajari Anggi bermain gitar. Anggi nampak sangat rileks diajari oleh Alex. Alvaro melihat keakraban mereka dan membuka kembali kenangan lamanya dengan Athala dan juga Alex saat mereka masih berada dipanti asuhan. Alvaro yang memberikan nama Alexander kepada Alex. Anggi melihat Alvaro berdiri di depan pintu dan dia sontak memAnggil Alvaro. Alvaro bergegas menghampiri mereka dan mengusir Alex secara  halus.
Anggi terkejut saat mengetahui bahwa Alvaro adalah salah satu anggota band breathless . Dia bingung karena selama ini Alex  selalu menceritakan tentang kisah kehidupannya , namun mengapa Alex tidak dapat jujur pada Anggi mengenai status dia sebagai salah satu personil band tersebut . Saat Alvaro mengetahui hal itu, dia mencoba menjauhkan hubungan Anggi dengan Alex. Namun perbuatan Alvaro diketahuio oleh Anggi saat Alex menjemput Anggi dan minta penjelasan dengannya . Anggi sangat kesal terhadap perbuatan Alvaro . Mengapa Alvaro menvoba merusak hubungan Angi dengan Alex? Alvaro pun bingung..mengapa dia selalu memberikan perhatiannya kepada Anggi ,padahal matanya selalu tertuju pada Athala.
Tanpa disadari,Alvaro semakin terlihat bahwa dia sangat menyukai Anggi. Walau dia berkata tidak tapi hatinya tak bisa menolak untuk terus memperhatikan Anggi.Tetapi Anggi selalu saja dibuat kesal oleh kelakuan Alvaro yang selalu ertindak seenaknya.Saat itu Anggi sedang makan siang bersama kedua temannya , Valdo dan Tara. Ketika mereka sedang makan siang tiba –tiba datanglah seorang perempuan dengan amarah nya dia langsung berteriak dan memarahi Anggi. Perempuan itu meminta penjelasan ada hubungan apa antara Anggi dengan Alex.Sepertinya wanita itu adalah fans fanatiknya Alex.Karena Angi merasa tidak bersalah,dia berusaha melawan perempuan itu,namun perempuan itu langsung menampar pipi Anggi sangat kencang,kemudian datanglah seorang pria yang menolong Anggi,dan ternyata pria yang menolongnya itu bukannlah Alex. Pria itu adalah Alvaro.
Anggi sedang belajar gitar bersama Alvaro seperti biasanya, namun bedanya . Hubungan mereka sekarang berubah menjadi lebih baik. Alvaro sangat baik pada Anggi, begitu juga sebaliknya. Saat selesai belajar gitar , Anggi mengucapkan terimakasih kepada Alvaro. Dipikir Alvaro Anggi akan menciumnya, ternyata itu hanya bercanda. Alvaro sedikit kecewa , karna dia menginginkannya . Ketika itu Alex menelpon Anggi dan mengajaknya untuk bertemu. Tapi ditolak oleh Anggi , karena dia sudah janji dengan Alvaro untuk mentraktirnya bakso sebagai ucapan tanda terimakasihnya kepada Alvaro. Anggi pun tak ingin merusak hubungannya dengan Alvaro yang telah membaik ini. Dia pun berharap..jika ciuman tadi bukan becrcanda, dia juga tidak tahu apakah dia akan menyesalinya atau tidak.
Seperti biasanya Alvaro mengunjungi Athala dirumah sakit . Dia membawakan serangkaian bunga mawar yang disiapkan oleh mamanya . Athala sangat menyukai bunga mawar. Sesampainya dirumah sakit Alvaro bertemu teman dokternya, dia mengatakan kepada Alvaro bahwa keadaan Athala semakin membaik. Alvaro sangat senang sekali mendengar kabar baik itu. Dikamar Athala terlihat seorang pria sedang menjaganya,yang tidak lain adalah Alex. Mereka membahas mengenai Anggi , entah mengapa Alvaro selalu membela Anggi dan menyuruh Alex untuk menjauhi Anggi . Dan Alex tidak terima itu , namun Alvaro jujur pada Alex , bahwa dia menyukai Anggi. Alex pun menjadikan Alvaro sebagai rivalnya kali ini.
Dany menyadari  bahwa adik perempuannya Anggi sedang jatuh cinta.Beberapa pertanyaan pun diberikan kepada Anggi. Ada apa sebenarnya pada adik perempuannya itu? . Tanpa diragukan lagi kalau Anggi sedang jatuh cinta pada Alvaro. Dany mengetes Anggi dengan menjadikan dirinya sebagai Alvaro. Anggi terlihat salah tingkah ketika menganggap dany sebagai Alvaro.Gue sayang lo juga roo ucap Anggi tanpa sadar. Dany pun tertawa melihat kelakuan adiknya yang tidak ingin mengakui fakta yang dirasakannya bahwa dia menyukai pria itu.
Hari sudah malam , Anggi beranjak tidur kekamarnya. Kemudian bunyilah bel rumahnya. Ketika dia lihat ada seorang pria berdiri didepan rumahnya . Alvaro dengan tampang panic cemas lelah sedang berdiri didepan rumah Anggi. Anggi menyuruh Alvaro untuk segera masuk kerumahnya dan membuatlkannya susu hangat. Namun Alvaro tanpa sadar menmAnggil Anggi dengan sebutan THAL atau ATHALA. Anggi sangat kesal dan cemburu, mengapa Alvaro memangilnya dengan sebutan itu.  Kemudian Alvaro meminta maaf kepada Anggi. Karena hari sudah larut malam , Anggi menyuruh Alvaro untuk tidur dirumahnya dulu.
Alex sedang merokok di balkon rumah sakit, dia terlihat sangat kebingungan karena memikirkan keadaan Athala. Apakah Athala mendengar pembicaraannya dengan Alvaro?.Belum terjawan=b pertanyaan itu,Alex mendengar suara wanita yang dia kenal,tidak lain adalah Anggi. Diapun berbincang dengannya. Mereka sama sama terlihat salah tingkah , apalagi saat ketahuan Dany kakaknya Anggi.
Alvaro sempat mengatakan bahwa dia akan menjadikan Anggi sebagai target ketujuhnya. Dan berita itu mulai tersebar . Karena berita itu mulai tersebar , Alvaro sangat cemas jika Anggi mengetahui berita itu . Anggi pasti akan sangat marah jika mengetahui berita ini. Disekolah berita itu telah tersebar,dan Anggi pun menjadi bahan perbincangan siswa siswa disana.Anggi pun sempat dilabrak oleh salah satu siswi. Alvaro merasa sangat bersalah hingga dia mengantarkan Anggi pulang kerumahnya. Dan keudian Alvaro memberikan undangan makan malam bersama keluarga Alvaro. Alvaro mengundang keluarga Anggi untuk ikut makan malam bersama keluarga dirumahnya.
Bingung Alvaro memilih baju yang akan dikenakannya saat makan malam bersama keluarga Anggi. Dia mencoba semua baju formalnya dan berkali kali mengubah gaya rambutnya. Seketika Alvaro mengingat kejadian ketika Anggi masuk ke ruang BK karena dibully oleh siswi siswi disana.Alvaro mengetahui kabar itu dari temannya dan segera membantu Anggi. Diruang BK Anggi terlihat berantakan seperti habis dijambak,dan dia terlihat sedang dimarahi oleh salah satu guru bk .Alvaro berusaha membela Anggi. Anggi terlihat malu dan terus menundukkan kepalanya.Tiba-Tiba Anggi menitihkan air matanya , dia sedih karena kacamatanya rusak .Dia menyesalkan karena kacamata itu adalah pemberian dari Alvaro. Melihat sikap Anggi , Alvaro tak tega dan langsung memeluk Anggi.
Malam pun datang, mobil silver keluarga Anggi tiba dipekarangan rumah Alvaro. Keluarga mereka berdua segera mempersiapkan dinner . Dilain itu Alvaro mengajak Anggi kekamarnya untuk mengajaknya mengobrol . Setelah itu Alvaro mencoba membahas bagaimana perasaan Anggi setelah kejadian bulying kemarin. Anggi bertanya mengenai harga kacamata yang dibelikan Alvaro. Dan harganya ternyata sangatlah mahal. Hal itu membuat Anggi salah tingkah, mengapa Alvaro rela mengeluarkan uang sebanyak itu demi membelikannya sebuah kacamata. Setelah dinner keluarga selesai, Alvaro mengajak Anggi untuk menginap dirumahnya .
Hari telah menjelang siang , Anggi pun terbangun dari tidurnya , dia terkejut saat melihat dirinya telah berganti pakaian nya Alvaro. Siapa yang menggantikannnya? Alvaro kah ? . Tetapi Alvaro menjawab bahwa semalam dia meminta tolong mamanya untuk menggantikan baju Anggi. Merka melanjutkan sarapan bersama keluarga Alvaro. Setelah itu Alvaro mengajak Anggi untuk ikut dengannya pergi keluar, entah akan pergi kemana. Saat diperjalanan Anggi melihat ada pesan masuk di HP nya Alvaro . Pesan itu mengatakan bahwa Athala collapse. Anggi terlihat kesal saat melihat pesan itu, dia mengira bahwa Alvaro hanya menjadikannya sebagai pelampiasan ketika Athala sedang collapse.
Dalam tidurnya Athala merasakan deru napas seseorang, dia yakin ada seseorang yang sedang tidur disampingnya saat ini . Tapi Athala tidak tahu siapa yang sedang menunggunya saat ini, apakah Alex atau Alvaro. Disekolah sedang jam istirahat. Alvaro jalan menuju kantin sekolah nya sambil membawa sebucket bunga anggrek . Dia dilihat oleh siswa siswi yang ada dikantin. Lalu Alvaro jalan menuju meja teman temanya yang ada dipojokkan kantin . Alvaro ternyata meminta teman temannya untuk membantu dia memberikan bunga ini kepada Anggi. Setibanya dikantin, Anggi terkejut melihat Alvaro berdiri didepannya . Bunga Anggrek yang berjatuhan diatas kepalanya Anggi membuat hati Anggi lemas. Alvaro meminta maaf kepada Anggi atas kejadian kemarin, Karena Anggi tak tahan menahan air matanya untuk jatuh. Dia memilih untuk meninggalkan tempat itu,dan tiba tiba kepala Anggi terbentur bola basket yang nyasar. Dia hanya mendengar seseorang langsung menolongnya dan menopangnya .
Anggi telah sadar dia sedang berbaring diruang UKS saat ini, dan dia melihat ternyata valdo lah yang telah menolongnya tadi . Valdo berbicara dengan Anggi,namun Anggi masih terlihat kesal karena Valdo hanya datang saat butuhnya saja. Dia mengatakan bahwa Alvaro lah yang menggendong Anggi tadi, dan sekarang Alvaro sedang menunggunya diluar UKS. Anggi pun mengizinkan Alvaro untuk masuk kedalam UKS. Mereka berbincang mengenai hal yang baru saja terjadi. Anggi menyadari bahwa dia tidak berhak marah karena Anggi hanyalah sebatas temannya Alvaro. Namun Alvaro mengatakan sebaliknya, Alvaro mengatakan bahwa dia menyukai Anggi. Tanpa diduga,Anggi membalah suka juga kepada Alvaro. Keesokannya , Anggi diajak oleh luna pergi ke Gili Trawangan. Hana ibunya Anggi meminta Alvaro untuk menyusul Anggi ke gili trawangan untuk menjaganya.
Pemandangan yang sangat indah sangat terlihat ketika Alvaro dan keempat temannya sampai di gili trawangan . Alvaro sangat tak sabar untuk segera bertemu dengan Anggi . Tetapi hingga sekarang mengapa Anggi belum terlihat juga?. Alvaro menyewa sebuah sepeda untuk berkeliling disekitar hotel,disisi lain keempat temannya sibuk main air di pinggir pantai. Lalu tiba tiba Alvaro melihat Anggi sedang berjalan dengan Luna dan teman-temannya. Alvaro terlihat cemburu. Lalu Alvaro mengerjai teman temannya luna untuk memperebutkan Anggi. Tetapi Anggi sangat kesal, mengapa Alvaro selalu saja menganggunya . Mengapa Alvaro bisa ada disini?.
Alvaro mengadakan pesta kecil di hotel yang diinap nya, semua orang dia undang termasuk Anggi. Namun Anggi tetap tidak mau datang ke pesta tersebut. Disini Alvaro dan Alex bersaingan untuk mendapatkan hati Anggi. Dikamar Anggi terlihat bingung apakah dia akan datang kepesta atau tidak. Dan Anggi memilih untuk tidur dikamarnya saja.Beberapa menit kemudian , suara ketukan terdengar dari jendela,ternyata Alex datang dengan membawa gitar bersamanya untuk menarik hati Anggi. Tetapi Anggi teringat Athala,dia menanyakan Athala pada Alex. Anggi sangat sedih ketika tahu Athala adalah mantannya Alex. Dia berfikir Alex samanya dengan Alvaro,hanya menjadikannya sebagai pelampiasan. Tak lama kemudian,Alex pergi meninggalkan Anggi. Disusul dengan kedatangan Alvaro. Sejak tadi Alvaro menunggu Anggi di aula untuk mengajaknya berdansa. Namun Anggi tak kunjung datang . Alvaro menyusul Anggi kekamarnya dengan membawakan sebucket bunga dan mengiriminya beberapa voice note. Anggi sangat senang mendengar itu. Alvaro pun langsung menembak Anggi saat itu juga,dan Anggi pun menerimanya.
Anggi dan Alvaro tak pernah merasakan sebahagia ini. Mereka asik berdua jalan jalan dipinggir pantai. Anggi dengan piyama beruangnya,dan Alvaro mengenakan kaos putih dibalut jas hitam . Teman – temannya Alvaro sedang memperhatikan mereka dari ujung bibir pantai. Mereka tentu ikut bahagia melihat temannya sebahagia ini. Anggi ikut tertawa melihat kekonyolan Alvaro bersama teman-temannya. Setibanya dikamar hotel, Anggi menemukan bingkisan kecil ,terdapat surat dari Alvaro yang berisikan ajakan untuk dinner mala mini dipingir pantai. Tak lupa Alvaro memberikan gaun hitam yang sangat cantik  untuk dekenakan oleh Anggi.Tetapi saat Alvaro sedang menyiapkan makan malamnya bersama Anggi,dia mendapatkan pesan bahwa Athala sudah siuman.
Alex dan Alvaro telah tiba dirumah sakit,tempat dimana Athala dirawat. Mereka berbincang hingga Alvaro tersadar bahwa dia telah meninggalkan Anggi dipantai. Alvaro berusaha menelfon Anggi. Diangkatlah telpon dari Alvaro,dia mendengar music yang sangat keras. Ini seperti di disko.Athala sedang mabuk. Alvaro sangat panic. Dan dia meminta tolong temannya untuk menjemput Athala dan membawaanya pulang kerumah nya.
Alex setibanya dirumah, dia lupa memiliki janji dengan adiknya untuk mengajaknya pergi tur besama dia, namun ternyata adiknya juga tersadar bahwa dia dengan Alex bukannlah saudara kandung. Anggi dijemput oleh  Hana di bandara. Mamanya terlihat khawatir melihat keadaan Anggi yang seperti ini.Sesampainya dirumah. Anggi terkejut meihat kedatangan Alvaro yang sedang berdiri didepan pintu rumah Anggi. Alvaro sangat menyesal dan berusaha meiminta maaf pada Anggi. Tapi tak semudah itu untuk memaafkannya,walaupun hati Anggi luluh mendengar ucapan Alvaro . Tetapi dia sudah terlanjur sakit melihat dirinya dicampakkan oleh Alvaro .
Tidak seperti biasanya Alex telat datang mengunjungi Athala dirumah sakit hari ini. Alex tiba dirumah sakit dengan tampang sangat lelah. Athala akhirnya menyuruh Alex untuk segera istirahat dan tidur. Sebelumnya Athala mengatakan pada Alex bahwa dia akan jujur pada Alvaro mengenai perasaannya. Tak lama Alvaro tiba dirumah sakit dan menemui Athala. Athala terlihat senang dan gugup. Karena setelah ini dia akan mengatakan perasaannya pada Alvaro dan berharap hubungannya dengan Alex dan Alvaro akan kembali seperti dulu lagi. Namun,athala menerima telepon dari temannya. Dan temannya mengatakan bahwa Alvaro telah memiliki pacar. Hati Athala sangat sakit menerima kenyataan itu. Dia berusaha dengan sabar untuk menghadapinya,dan Alvaro pun juga langsung jujur padanya bahwa dia telah memiliki pacar. Athala pun berusaha menerimanaya dengan lapang dada.
Tanpa disadari tangisan Athala telah mengalir dan dia tak dapat menghentikannya. Terlalu sakit dan sesak untuk menerima kabar bahwa Alvaro telah memiliki seorang pacar.Ternyata selama perbincangannya Athala dengan Alvaro, Alex mendengarnya dibalik pintu , dia juga mendengar isak tangisan Athala . Namun Alex lebih memilih untuk terdiam sambil merokok di balkon. Dia merasa bersalah . Mengingat Athala jatuh terbaring dirumah sakit dikarenakan oleh dia. Athala tertabrak mobil karena dia berusaha menyelamatkan Alex yang sedang mabuk berat.
Alvaro menerima telepon dari Anggi dan dia langsung meninggalkan Athala untuk langsung menemui Anggi . Ternyata Anggi sedang berada di restoran fastfood bersama dengan keempat temannya . Anggi meminta Alvaro untuk segera berbaikan dengan keempat temannya. Alvaro pun menjelaskan semuanya.  Dan teman-temannya merasa bersalah. Setelah itu mereka tertawa bersama kembali. Anggi merasa sangat senang melihat Alvaro baik baik saja dengan keempat temannya. Alvaro merasa sangat beruntung telah memiliki Anggi. Dia telah sabar menghadapi sikap Alvaro selama ini. Dia telah memberikan sebagian besar perhatian padanya. Langsung Alvaro memluk Anggi didepan keramaian.
10 tahun telah  berlalu, Athala kini memiliki anak . Begitu juga Alvaro dan teman-temannya. Setelah lulus S1 Alvaro langsung melamar Anggi didepan Ayahnya Anggi yang sedang sakit stroke.Dan lamarannya itu diterima oleh Anggi dan Keluarganya. Kini mereka telah memiliki  anak yang sangat cantik. Anggi pun memiliki profesi sebagai dokter. Begitu pula dengan Alex yang akhirnya bertunangan dengan adik tirinya Alexa. Sungguh tak terduga dari semua kejadian ini. Ternyata perasaan seseorang bisa berubah begitu saja, bahwa keputusan terbaik itu akan didapat saat kamu merelakan yang menurutmu terbaik bagimu.

Bahasa Indonesia 2 (Timbangan Pustaka)

Timbangan Pustaka
Judul Novel                 : A : Aku, Benci, & Cinta
Pengarang                   : Wulanfadi
Terbit                           : Best media, 01 Desember 2015
Jumlah Halaman          : 456 halaman
Wulan Fadila Fatia, seorang perempuan kelahiran 1999 dan bersekolah di SMPN 68 Jakarta Selatan dan SMAN 3 Bogor. Berminat pada bidang menulis dan fotografi. Dalam menyalurkan hobi menulis, dia menerbitkan cerita buatannya melalui situs Wattpad. Hingga 2015, pengikutnya di Wattpad melebihi 34.270 pengguna dan dia telah menyelesaikan 25 cerita. Wulan juga penyuka kopi dan penikmat musik.

Selasa, 26 April 2016

KARYA ILMIAH DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PENDIDIKAN

KARYA ILMIAH
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PENDIDIKAN





NAMA            : NADYAWATI JASMIEN P
NPM               : 16113303
KELAS           : 3KA07





UNIVERSITAS GUNADARMA
2015/2016


BAB I
PENDAHULUAN
1.     Latar Belakang
Globalisasi diartikan sebagai suatu proses dimana bata-batas suatu negara menjadi semakin sempit karena kemudahan interaksi antara negara baik berupa pertukaran informasi, perdagangan, teknologi, gaya hidup dan bentuk-bentuk interaksi yang lain.
Globalisasi juga bisa dimaknai sebagai proses dimana pengalaman kehidupan sehari-hari, ide-ide dan informasi menjadi standar di seluruh dunia. Proses tersebut diakibatkan oleh semakin canggihnya teknologi komunikasi dan transportasi serta kegiatan ekonomi yang merambah pasar dunia.
Seperti dua mata koin yang berbeda, globalisasi menawarakan keuntungan yang sangat besar dalam kemajuan perekonomian suatu negara tapi disisi lain ada juga damapak negatif yang ditimbulkan seperti lunturnya budaya luhur karena seruban budaya baru dari luar.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disertai dengan semakin kencangnya arus globalisasi dunia membawa dampak tersendiri bagi dunia pendidikan. Banyak sekolah di indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini mulai melakukan globalisasi dalam sistem pendidikan internal sekolah. Hal ini terlihat pada sekolah – sekolah yang dikenal dengan billingual school, dengan diterapkannya bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin sebagai mata ajar wajib sekolah. Selain itu berbagai jenjang pendidikan mulai dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang membuka program kelas internasional. Globalisasi pendidikan dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasar akan tenaga kerja berkualitas yang semakin ketat. Dengan globalisasi pendidikan diharapkan tenaga kerja Indonesia dapat bersaing di pasar dunia. Apalagi dengan akan diterapkannya perdagangan bebas, misalnya dalam lingkup negara-negara ASEAN, mau tidak mau dunia pendidikan di Indonesia harus menghasilkan lulusan yang siap kerja agar tidak menjadi “budak” di negeri sendiri.

1.2  Rumusan Masalah
Rumusan masalah  pada karya tulis ilmiah “Dampak Globalisasi Terhadap Pendidikan” ini dapat dirumuskan seperti pada pertanyaan berikut.
1.      Apa dampak dari globalisasi untuk dunia pendidikan?
2.      Penyebab buruknya pendidikan di era globalisasi?
3.      Cara penyesuan pendidikan di Indonesia pada era globalisasi?



1.3  Tujuan Ilmiah
Karya tulis ini di maksudkan untuk mengetahui banyak dampak bagi pendidikan pada era globalisasi ini.

1.4.  Metode Ilmiah
Metode yang Penulis gunakan adalah dengan menggunakan Pengumpulan data atau internet.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Globalisasi
Definisi Globalisasi adalah suatu proses yang menyeluruh atau mendunia dimana setiap orang tidak terikat oleh negara atau batas-batas wilayah, artinya setiap individu dapat terhubung dan saling bertukar informasi dimanapun dan kapanpun melalui media elektronik maupun cetak. Pengertian globalisasi menurut bahasa yaitu suatu proses yang mendunia. Globalisasi dapat menjadikan suatu negara lebih kecil karena kemudahan komunikasi antarnegara dalam berbagai bidang seperti pertukaran informasi dan perdagangan.

Pengertian globalisasi menurut para ahli :
  1. Laurence E. Rothernberg mengatakan globalisasi ialah percepatan dari intensifikasi interaksi dan integrasi antara orang-orang, perusahaan dan pemerintah dari negara yang berbeda. 
  2. Anthony Giddens mengatakan bahwa globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara kejadian yang terjadi dilokasi yang satu dengan yang lainnya serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya. 
  3. Dr. Nayef R.F. Al-Rodhan mengatakan lobalisasi adalah proses yang meliputi penyebab, kasus, dan konsekuensi dari integrasi transnasional dan transkultural kegiatan manusia dan non-manusia.
  4. Selo Soemardjan mengatakan globalisasi merupakan sebuah proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama.
5.      Achmad Suparman mengatakan globalisasi yaitu suatu proses yang menjadikan sesuatu benda atau perilaku sebagai ciri dari setiap individu di dunia tanpa dibatasi oleh wilayah. 

2.2 Dampak Globalisasi terhadap Pendidikan
Dampak positif globalisasi pendidikan:
  • Semakin mudahnya akses informasi.
  • Globalisasi dalam pendidikan akan menciptakan manusia yang professional dan berstandar Internasional dalam bidang pendidikan.
  • Globalisasi akan membawa dunia pendidikan Indonesia bisa bersaing dengan       negara-negara lain.
  • Globalisasi akan menciptakan tenaga kerja yang berkualitas dan mampu bersaing.
  • Adanya perubahan struktur dan sistem pendidikan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan karena perkembangan ilmu pengetahuan dalam pendidikan akan sangat pesat.

Dampak negatif globalisasi pendidikan:
  • Dunia pendidikan Indonesia bisa dikuasai oleh para pemilik modal.
  • Dunia pendidikan akan sangat tergantung pada teknologi, yang berdampak munculnya “tradisi serba instant”.
  • Globalisasi akan melahirkan suatu golongan-golongan didalam dunia pendidikan.
  • Semakin terkikisnya kebudayaan akibat masuknya budaya dari luar.
  • Globalisasi mengakibatkan melonggarnya kekuatan kontrol pendidikan oleh negara.

 BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia
Kemajuan teknologi akibat pesatnya arus globalisasi, merubah pola pengajaran pada dunia pendidikan. Pengajaran yang bersifat klasikal berubah menjadi pengajaran yang berbasis teknologi baru seperti internet dan computer.
Era globalisasi mengancam kemurnian dalam pendidikan. Banyak didirikan sekolah-sekolah dengan tujuan utama sebagai media bisnis. John Micklethwait menggambarkan sebuah kisah tentang pesaingan bisnis yang mulai merambah dunia pendidikan dalam bukunya “Masa Depan Sempurna” bahwa tibanya perusahaan pendidikan menandai pendekatan kembali ke masa depan.
Yang dibutuhkan Indonesia sekarang ini adalah visioning (pandangan), repositioning strategy (strategi) , dan leadership (kepemimpinan). Tanpa itu semua, kita tidak akan pernah beranjak dari transformasi yang terus berputar-putar. Dengan visi jelas, tahapan-tahapan yang juga jelas, dan komitmen semua pihak serta kepemimpinan yang kuat untuk mencapai itu

3.2 Saran
Agar para orang tua mengerti keadaan atau kebutuhan anaknya pada era global ini, dan bisa mengikuti perkembangan zaman yang semua serba dengan teknologi.
Dan juga pemerintah yang sudah harus memfasilitasi teknologi-teknologi masa kini untuk perkembangan pendidikan di era globalisasi ini



 DAFTAR PUSTAKA
http://www.zonasiswa.com/2014/05/pengertian-globalisasi-lengkap.html
http://www.kuliah.info/2015/05/apa-itu-globalisasi-ini-pengertian.html
http://membumikan-pendidikan.blogspot.co.id/2015/01/pengaruh-dan-dampak-globalisasi.html
https://makalahsekolah.com/2015/05/16/karya-ilmiah-dampak-globalisasi-terhadap-pendidikan/


Senin, 25 April 2016

EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI


Eksistensi Bahasa Indonesia di era globalisasi perlu di bina dan di masyarakatkan oleh setiap warga negara Indonesia. Pengaruh alat komunikasi begitu canggih dan harus di hadapi dengan mempertahankan jati diri bangsa Indonesia, termasuk jati diri bahasa Indonesia. Globalisasi adalah suatu proses yang mendunia, yaitu proses masuknya negara ke dalam pergaulan dunia. Globalisasi membuat suatu negara semakin kecil atau sempit dikarenakan kemudahan dalam berinteraksi antarnegara baik itu dalam perdagangan, teknologi, pertukaran informasi, dan gaya hidup maupun dengan bentuk-bentuk interaksi lainnya. Dengan disiplin berbahasa Indonesia akan membantu bangsa Indonesia untuk mempertahankan diri dari pengaruh negatif asing atas kepribadian sendiri. Bahasa Indonesia memegang peranan penting dalam membangun Indonesia seutuhnya dan pembangunan sumber daya manusia. Peningkatan pendidikana Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah perlu dilakukan melalui peningkatan kemampuan akademik para pengajarnya. Lalu, Bahasa dan sastra Indonesia sebagai sarana pengembangan penalaran, karena pembelajaran bahasa Indonesia selain untuk meningkatakan keterampilan bahasa dan meningkatkan kemampuan berfikir dan memperluas wawasan. Maka dari itu, peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai sarana keilmuwan perlu terus berjalan dengan perkembangan ilmu teknologi dan informasi. Peningkatan mutu pembelajaran di sekolahpun harus di tingkatkan. Untuk penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, pemerintah telah menempuh politik kebahasaan, dengan menetapkan bulan Oktober sebagai bulan Bahasa. Jika melihat kenyataan di lapangan, harus di akui bahasa Indonesia belum di fungsikan secara baik dan benar. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, Bahasa Indonesia sudah berusia kurang lebih 80 tahun. Apabila dianalogikan dengan kehidupan manusia, rentang usia tersebut idealnya sudah mampu mencapai tingkat kematangan dan kesempurnaan. Pembelajaran bahasa Indonesia tidak lepas dari belajar membaca, menulis, menyimak, berbicara, dan kemampuan bersastra. Membaca adalah awal dari setiap pembelajaran bahasa. Dengan membaca, masyarakat yang menyandang gelar kaum intelektual dilatih mengingat, memahami isi bacaan, meneliti kata-kata istilah dan memaknainya. Pelajar juga akan menemukan informasi yang belum di ketahuinya.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi bahasa indonesia, pada saat kita berbicara dengan orang lain kita bisa terpengaruh oleh lingkungan. Faktor lingkungan bisa mempengaruhi kita berada dalam lingkungan tersebut. Faktor teman juga terkadang secara tidak sengaja kita sering mengucapkan kata tidak baku dengan teman-teman kita. Pengaruh bahasa daerah pun sangat besar apabila seseorang tidak sering menggunakan bahasa Indonesia ia akan janggal saat berbicara.
Bangsa Indonesia dapat memelihara eksistensi bahasa Indonesia dengan banyak hal. Salah satunya adalah menggunakan bahasa Indonesia dalam keseharian. Masyarakat seharusnya bangga menggunakan bahasa Indonesia yang dapat mewakili pikiran dan perasaanya. Masyarakat juga perlu untuk meminimalkan panggunaan bahasa yang tidak bisa di mengerti orang lain yang bisa mengancam eksistensi bahasa Indonesia. Masyarakat, organisasi, dan pekerja lainnya harus ikut dalam mengikuti pembinaan bahasa Indonesia. Dengan demikian, bahasa Indonesia pun sebagai bahasa nasional bisa dapat terjaga ke eksistensiannya. Bangsa Indonesia memiliki generasi muda yang cerdas dalam ilmu pengetahuan, menguasai teknologi-teknologi terbaru dan mempunyai filter dan tertanam sifat selektif yang kuat untuk menyeleksi arus globalisasi dan tetap bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bagian dari kebudayaan dan warisan bangsa. Masyarakat harus mempelajari semua yang terjadi pada bangsa kita sekarang ini. Era globalisasi memang sangat besar dampaknya bagi semua orang di muka bumi ini. Jadi kita harus pintar-pintar memilih yang mana yang baik dan yang mana yang buruk yang harus di lakukan.



















sumber :
http://www.kompasiana.com/ridhoboaz/eksistensi-bahasa-indonesia-di-era-globalisasi_5517d72081331125699de3eb
https://www.academia.edu/9082303/Eksistensi_Bahasa_Indonesia_sebagai_Bahasa_Nasional_dalam_Pergaulan_pada_Era_Globalisasi

http://widia-christanti-fst13.web.unair.ac.id/artikel_detail-112805-Bahasa%20Indonesia-Pergeseran%20Eksistensi%20Bahasa%20Indonesia%20terhadap%20Kemajuan%20Iptek%20dan%20Globalisasi.html

Jumat, 22 April 2016

CERPEN : SEMENTARA

CERPEN
SEMENTARA

            Suatu hari di SMA seorang perempuan yang sangat pendiam tetapi periang. Yaitu bernama Sisi, Sisi baru masuk SMA dan menduduki bangku kelas 10 atau 1 SMA. Di sekolahnya banyak yang tidak dia kenal, tetapi ternyata setelah dilihat-lihat ternyata dia melihat ada beberapa teman Sekolah Dasarnya yang walaupun waktu dia SD dia tidak sekelas tetapi dia kenal. Lalu akhirnya Sisi menghampiri temannya itu sehabis upacara berlangsung, Rani dan Ray. "Hai, lo juga sekolah disini?" tanya Sisi kepada Ray dan Rani, "lah haha iyaa gue udah tau klo lo masuk sini kali Si,gue tau dari nyokap gue kan nyokap lo bilang sama nyokap gue" Ray menjawabnya, Lalu Sisi pun balas menjawab lagi "Oh iya ya?nyokap gue ga bilang tuh haha". Terlalu asik ngobrol dengan teman lama yang tidak pernah bertemu setelah lulus sekolah dasar Bel pun berbunyi tanda murid-murid masuk ke kelas masing-masing dan ternyata Sisi sekelas dengan teman sewaktu Sekolah Dasarnya dulu yaitu Rani. Setelah ia tau Sisi pun mengajak Rani untuk duduk bareng, lalu mereka mengobrol asik di kelas karena guru belum kunjung datang, "eh kan si Raka juga sekolah disini masuk bareng gue sama Ray" kata Rani, "hah? iyaa? dia masuk di kelas mana?oh iya sih ya lo ber 3 kan dari SMP yang sama" Sisi menjawab, lalu Rani menjawab lagi " di kelas sebelah tau haha tadi pas upacara emang lo ga liat?" Sisi pun bilang tidak dan guru mulai masuk kelas dan mereka memberhentikan pembicaraannya.
            Bunyi bel istirahat pun berdering  mereka berdua Sisi dan Rani bergegas ke kantin, sebelum ke kantin ternyata Rani melihat Raka bersama teman kelasnya, "Rak!" sapa Rani. "oyy" saut Raka, Rani langsung berbincang dengan Raka. "Rak ini Sisi, lo inget ga? yang dulu SMPnya di SMP 90, kan waktu itu lo bilang ada cewe anak SMP 90 yang lagi lo deketin, Sisi kan?", "hahaha bisa aja lo Ran gausah di perjelas kali, hallo Si lo sekolah disini juga?waah kita dari kapan mau ketemu tapi malah ketemu disini ya satu sekolah bareng", Sisi membalas "ya ampun Ran gausah di perjelas kali, hay Rak haha iyaa ya kita malah ketemunya disini,oh iya kalian pada mau ikut ekskul apa?" tiba-tiba Sisi membahas ekskul yang Sisipun belum tau ingin ikut ekskul apa. Raka pun menjawab "basket dong gue, lo apa Si?cheers ya?haha" Sisipun menggeleng tidak tau, setelah ngobrol asik Ray pun datang menghampiri mereka, mereka ber 4 pun saling asik mengobrol saking asiknya Raka pun lupa dengan temannya yang ingin ke kantin bersama, sampai-sampai temannya sudah balik lagi mau ke kelas Rakapun bingung "eh fis maaf maaf gue ke asikkan ngobrol nih duluan aja kekelasnya, nanti gue nyusul", tanpa sadar ternyata Sisi terus memperhatikan teman Raka. Lalu Sisi dan yang lainnya kembali ke kelasnya masing-masing.
            Pukul 15.00 pun bel berbunyi tanda untuk pulang, Sisi langsung bergegas keluar kelas dan menunggu Ray untuk pulang bareng, karena rumah mereka berdekatan. "Ray!" sapa Sisi, "kenapa Si?"saut ray, "gue pulang bareng lo ya?" tanya Sisi, "oh boleh tapi gue mau kumpul ekskul dulu daftar sekalian ada rapatnya gitu" jawab Ray, "oh okee gapapa kok lo ekskul apa emang basket juga sama kaya Raka?"tanya Sisi lagi, "yoi, tunggu disini sebentar ya Si gue mau masuk ke ruangannya dulu" jawab Ray, Sisi oun kembali menjawab "oke oke siap, gue tunggu disini ya". Keingin tahuannya Sisi mulai keluar dia merasa bosan dan mengintip ruangan tempat kumpulnya anak basket itu, ternyata dia lihat cowo yang tadi bareng Raka, sedang berkenalan dan ngobrol bareng dengan Ray dan Raka, tak lama kemudian keluarlah mereka dari ruangan tersebut. "Si ayo balik!" Ray memanggil Sisi, "oh iya Ray yuk!". Ditengah perjalanan tanpa basa-basi Sisipun bertanya "Ray, itu tadi yang ngobrol sama lo sama Raka siapa namanya?hahaha","hahaha yang temen kelasnya Raka? haha itu Hafis namanya,kenapa?lo naksir?" Ray mulai meledeki Sisi, Sisi hanya balas tertawa dan menjawab "ooh Hafis namanya", Ray pun tanpa basa-basi berterus terang "mau gue kenalin?nanti gue kenalin deh atau ngga lo follow twitternya aja dulu nanti gue alesan suruh follow back twitter lo", Sisi pun tertawa terbahak-bahak "hahahahahahahah bisa aja lo Ray, tapi boleh sih ntar malem gue follow deh twitternya". Sesampainya di rumah Sisi pun masih terngiang manisnya senyuman cowo itu dia bergegas membuka handphone lalu membuka twitter dan mencari twitter cowo tersebut, dan setelah dapa dan di follow, dia langsung mengabari Ray.
            Dua hari kemudian waktunya Ray dan tim basket yang lain ekskul/latihan basket, Sisi pun menunggu selesainya latihan tersebut karena ia pulang bareng dengan Ray, di selah istirahat Ray pun mendekati Hafis "Fis gue udah follow twitter lo, follow back dong sombong lo", "haha gue buka twitter aja belom Ray iya nanti pasti gue followback santai", "oh iya sama folloowback temen gue juga ya pokoknya di atas nama gue kok di followers lo","haha siap siap nanti gue followback, emang siapa Ray?"tanya Hafis, "tuh yang lagi nungguin gue disana", "lah itu cewe lo kan?", "hahaha mana ada gue belom punya cewe kali dia temen SD gue","kan dia sering pulang bareng lo, gue kira dia pacar lo",Ray pun membantah "Nggalah dia sering pulang bareng gue karena gue sama dia tuh deketan","ooh gitu oke deh nanti gue followback twitternya". Setelah selesai latihan Ray pun memanggil Sisi, dan Sisi pun menghampirinya "kenapa Ray?", "Fis sini" Ray memanggil Hafis, Sisi pun tiba tiba kaget kenapa Hafis juga di panggil "yap ada apa Ray?" tanya Hafis, "Ini fis temen gue kenalan dulu" "eh iya hay gue Hafis", sontak Sisipun amat sangat terkejut "oh hallo gue Sisi" dengan menutupi rasa malunya dia mencoba sok akrab "oh iya fis followback twitter gue ya haha gue tau twitter lo dari Ray" "oh iya iya tadi Ray udah bilang kok tenang aja" kata Hafis.
            Setelah insiden perkenalan itu pun karena twitter, Sisi dan Hafis mulai dekat seperti pertemanan ia ke Ray dan Raka, tetapi ada yang mengganjal sepertinya Hafis terlihat tertarik dengan Sisi. Selama perkenalan itu Sisi dan Hafis sering mengirim pesan hampir setiap hari. Pada suatu saat Sisi mencari tahu tentang Hafis ternyata setelah dicari Hafis memiliki kekasih dan mereka sudah lama menjalin hubungan tersebut, Sisi tidak mengetahuinya setelah tau semua tentang Hafis, Sisi pun tidak berubah sikapnya terhadap Hafis. Ia malah membuat tali pertemanan seperti Sisi membahas kekasih Hafiis yang ternyata mereka sedang tidak akur, niat Sisi membahasnya untuk bisa Hafis lebih terbuka dengan Sisi. Hafis pun menceritakan semua permasalahan yang sedang dihadapi dengam kekasihnya itu. Walau Hafis masih dengan kekasihnya dia bela-belain nungguin Sisi ekskul sampai sore karena kondisi cuaca hujan, Hafis khawatir karena Sisi tidak bareng Ray jadi dia menunggu Sisi hingga sore dengan supir pribadinya. Tetapi malah tidak jadi Ayah Sisi pun menjemputnya sia-sia lah Hafis menunggu Sisi, Sisi merasa menyesal karena merasa tidak enak dengan Hafis. Lalu mereka saling mengumbar janji untuk bisa pergi bersama. Sesekali Hafis bermain kerumah, mengantar Sisi pulang, menjemput Sisi selesai ekskul setelah dia les, Sisi menunggu Hafis latihan basket, sampai suatu saat Hafis menghampiri rumah Sisi dan bermain bersama laluu pergi bersama menggunakan angkutan umum, setelah mereka selesai makan mereka kembali pulang ke rumah Sisi, tetapi Hafis mengajak jalan kaki Sisipun mau dan menantang balik Hafis, merekapun berjalan cukup jauh hingga sampai rumah kembali, tetapi perjalananpun tidak terasa karena mereka yang saling menyimpan perasaan senang bisa bercanda, bercengkrama dengan orang yang mereka sukai.
            Banyak momen yang dilalui Sisi dan Hafis dari senang, sedih, haru, dan bahagia. dari terdengarnya kabar bahwa Hafis sudah tidak menjalin hubungannya dengan kekasihnya, tetapi semua hanya sementara. Pada suatu saat Hafis menghilang dan datang lagi dengan kabar bahwa ia kembali lagi dengan kekasihnya. Sisi sangat amat terpukul dan sedih, karena ia tau bukan dari mulut Hafis tapi orang lain, tetapi ada yang membuat hatinya senang walaupun masih terasa sakit, temannya memberi tahu Sisi kalua sebelum mereka kembali Hafis pun berfikir dan bertanya kepada temannya tersebut "menurut lo gue balikan sama cewe gue apa gue nyatain cinta gue ke Sisi ya?". Temannya pun tidak bisa menjawab karena keputusan selalu ada pada diri kita sendiri begitu juga Hafis keputusan ada di tangannya, dan mengikuti hati yang berkata. Lalu ia memilih jalannya yaitu kembali kepada kekasihnya.
            Semester 1 berlalu begitu cepat, terdengar kabar bahwa Hafis pergi meninggalkan sekolahnya itu, ia pindahh ke sekolah  tempat asalnya, Sisi pun tambah sedih tetapi Sisi bisa apa, dia hanya ingin pertemanannya tidak putus dengan Hafis walau cerita hatinya tidak akan tersampaikan olehnya.


SELESAI

Sabtu, 26 Maret 2016

TUGAS 1

1.1.                     Aspek penalaran dalam karangan
1.1.1.1.           DEFINISI PENALARAN
Menurut Minto Rahayu, (2007 : 35), “Penalaran adalah proses berpikir yang sistematis untuk memperoleh kesimpulan atau pengetahuan yang bersifat ilmiah dan tidak ilmiah. Bernalar akan membantu manusia berpikir lurus, efisien, tepat, dan teratur untuk mendapatkan kebenaran dan menghindari kekeliruan. Dalam segala aktifitas berpikir dan bertindak, manusia mendasarkan diri atas prinsip penalaran. Bernalar mengarah pada berpikir benar, lepas dari berbagai prasangka emosi dan keyakinan seseorang, karena penalaran mendidik manusi bersikap objektif, tegas, dan berani, suatu sikap yang dibutuhkan dalam segala kondisi”.
Dalam sumber yang sama, Minto Rahayu, (2007 : 35), “Penalaran adalah proses berpikir yang logis dengan berusaha menhubung-hubungkan fakta untuk memperoleh suatu kesimpulan. Suatu karangan sesederhana apapun akan mencerminkan kualitas penalaran seseorang. Penalaran akan terlihat dalam pola pikir penyusun karangan itu sendiri. Fakta adalah kenyataan yang dapat diukur dan dikenali. Untuk dapat bernalar, kita harus mengenali fakta dengan baik dan benar. Fakta dapat dikenali melalui pengamatan, yaitu kegiatan yang menggunakan panca indera, melihat, mendengar, membaui, meraba, dan merasa. Dengan mengamati fakta, kita dapat menghitung, mengukur, menaksir, memberikan ciri-ciri, mengklasifikasikan, dan menghubung-hubungkan. Jadi, dasar berpikir adalah klasifikasi”.

1.1.1.2.                 MENULIS SEBAGAI PROSES PENALARAN

Menulis merupakan proses bernalar. Untuk menulis suatu topik kita harus berfikir, menghubung-hubungkan berbagai fakta, membandingkan dan sebagainya.
Jenis Penalaran
Minto Rahayu, (2007 : 41), penalaran dapat dibedakan dengan cara berfikir dan bernalar, induktif serta deduktif. Berikut ini adalah penjelasannya:
·      Berfikir dan Bernalar 
Selama kita sadar maka kita selalu berfikir. Pada waktu kita berfikir, dalam benak kita timbul serangkaian gambar tentang sesuatu yang tidak hadir secara nyata. Kegiatan ini dapat tidak terkendali, terjadi dengan sendirinya, tanpa kesadaran penuh, misalnya saat kita melamun. 
Kegiatan berfikir yang lebih tinggi dilakukan secara sadar, tersusun dalam urutan yang saling berhubungan dan bertujuan untuk sampai kepada kesimpulan atau disebut dengan bernalar.
Proses penalaran/bernalar merupakan proses berfikir yang sistematis untuk memperoleh kesimpulan berupa pengetahuan. Penalaran merupakan suatu corak atau cara seseorang mengunakan nalarnya dalam menarik kesimpulan sebelum akhirnya orang tersebut berpendapat dan mengemukakannya kepada orang lain. Kegiatan penalaran dapat bersifat ilmiah dan non ilmiah. Dari prosesnya, penalaran dapat dibedakan sebagai penalaran induktif dan deduktif, berikut penjelasannya: 

1.2. Penalaran Induktif 
Penalaran induktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat khusus. Proses induksi dapat dibedakan menjadi:
·           Generalisasi ialah proses berpikir berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala dengan sifat-sifat tertentu untuk menarik kesimpulan umum mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa.
·            Analogi ialah suatu proses berpikir untuk menarik kesimpulan atau inferensi tentang kebenaran suatu gejala khusus berdasarkan beberapa gejala khusus lain yang memiliki sifat-sifat atau ciri-ciri esensial penting yang bersamaan.
·           Sebab akibat, prinsip umum hubungan sebab akibat menyatakan bahwa semua peristiwa harus ada penyebabnya.

1.3 Penalaran Deduktif 
Penalaran deduktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Penalaran dalam karangan. Dalam praktiknya proses induktif dan deduktif ini diwujudkan dalam satuan-satuan tulisan yang merupakan paragraf. Pada paragraf deduktif kalimat utamanya terdapat pada awal kalimat, sedangkan pargraf induktif pada akhir kalimat.

Proses induktif dan deduktif juga diterapkan dalam mengembangkan seluruh karangan. Karya ilmiah merupakan sintesis antara proses induktif dan deduktif. Yang diuraikan diatas adalah arah atau alur penalaran dan bagaimana perwujudannya di dalam tulisan atau karangan.




sumber : http://masyitohrahmiwindarti1803.blogspot.co.id/2015/11/aspek-penalaran-dalam-karangan-ilmiah.html